05 January 2008

[tea-indonesia] bisnis pangan 2008

Bapak Ibu Yang Terhormat,
Memasuki tahun 2008 ini, semua harus dipersiapkan, termasuk dalam menyikapi peta baru industri pangan di 2008 yang baru saja kita masuki. Sebagai bahan referensi, berikut kami sampaikan outlook Bisnis pangan 2008. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kemajuan lembaga, institusi dan kompetensi Bapak Ibu sekalian. Selamat tahun baru 2008, semoga sukses selalu mengiringi kita.
 
 
best regards,
 
Andang
 

Meneropong Bisnis Pangan 2008 !
 
Banyak peristiwa penting di tahun 2007 yang perlu menjadi pelajaran dalam memasuki 2008. Namun paling tidak ada 2 fenomena besar di tahun 2007 yang harus menjadi perhatian serius tidak hanya bagi kita, kalangan industri pangan, namun juga bagi semua umat manusia. Fenomena pertama adalah semakin nyatanya ancaman pemanasan global, dan yang kedua adalah meroketnya harga bahan bakar minyak. 

Pada tanggal 14 Oktober 2007, Komite Nobel di Oslo Norwegia mengumumkan peraih hadiah Nobel Perdamaian 2007, yang diraih bersama oleh mantan Wakil Presiden AS Al Gore dan Intergovermental Panel on Climate Change; IPCC.  Al Gore dan IPCC dipilih sebagai peraih Nobel Perdamaian 2007 berkat kegigihannya mengkampanyekan soal pentingnya dunia memberikan respon yang bertanggung jawab atas perubahan iklim atau pemanasan global.  Penyerahan penghargaan Nobel itu sendiri baru saja dilakukan pada tanggal 10 Desember 2007 di Oslo.  Masih erat kaitannya dengan pemanasan global, tahun 2007 ini ditutup dengan Indonesia berperan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Konferensi PBB untuk Perubahan Iklim di Nusa Dua Bali, tanggal 13-14 Desember. 
 
Fenomena kedua tentang meroketnya harga bahan bakar minyak, jelas erat kaitannya dengan harga produk pangan.  Namun, dalam jangka lebih panjang kenaikan harga BBM ini juga memicu pemakaian energi dari biomassa dan hasil pertanian, dimana hampir 80% dalam bentuk pembakaran kayu, arang, atau sisa-sisa bahan tanaman.  Tahun 2007  juga ditandai meningkatnya dengan semakin hebatnya debat tentang pangan vs energi; dimana saat ini bioetanol dan biosolar adalah dua jenis bahan bakar nabati yang banyak diproduksi dari bahan pangan.

Kedua fenomena ini erat kaitannya dengan industri pangan –atau tepatnya kelangsungan kehidupan manusia.  Pemanasan global berpengaruh pada menurunnya kemampuan dunia untuk memproduksi pangan bagi penduduknya. Berbagai penelitian telah memperkirakan hal itu.  Pemanasan global juga akan menyebabkan kondisi dan perubahan iklim yang ekstrim yang bisa menyebabkan tanaman lebih rentan terserang infeksi, infestasi hama, dan gangguan gulma, dan –tentunya- penurunan produksi.
 
Lebih-lebih ditambah dengan kiris energi.  Badan Pertanian dan Pangan PBB (FAO) telah memberikan peringatan bahwa telah terjadi pergeseran pola secara permanen tentang permintaan produk hasil pertanian di dunia.  Permintaan produk pertanian tidak lagi datang dari sektor pangan (dan pakan) –juga papan (bahan bangunan) dan pakaian (serat)- tetapi juga datang dari sektor energi.  Pagi-pagi bahkan FAO telah menyatakan bahwa produksi gandum akan jatuh pada tahun 2008 sampai 10% menjadi 142.6 juta metrik ton.  Dan, dengan meningkatnya permintaan jagung untuk bioteanol dan minyak nabati untuk biosolar, bisa pula dibayangkan seberapa besar tarikan permintaan akan mendongkrak harga.
 
FOODREVIEW INDONESIA pada edisi awal 2008 ini  mengemukakan beberapa isu kritikal tersebut.  Semoga kita mampu menemukan jawabannya. Semoga, kondisi tahun 2008 akan jauh lebih baik. Selamat Menyongsong 2008 !
 
 
Informasi lebih jauh seputar 'Outlook Industri Pangan 2008' dapat disimak di :
MAJALAH FOODREVIEW INDONESIA
Volume III no. 1, Edisi Januari  2008
di toko-toko buku terkemuka di kota anda.
 
Untuk berlangganan, silakan menghubungi :
Didik/Tissa
FOODREVIEW INDONESIA
Telp. 0251-310441
SMS. 021-70219945
 
 
Ya ! Saya ingin didaftar sebagai pelanggan FOODREVIEW INDONESIA !
 
Nama                          : ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .......
Posisi/jabatan              : ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .......
Perusahaan                  : ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .......
Produk yang dihasilkan  : ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... ....... 
Email                          : ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .......
Nomor Telepon             : ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .......
Nomor Faksimili            :  ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .......
Telepon genggam         : ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .......
Alamat pengiriman        : ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .......

(kantor/rumah)               ......... ......... ......... ......... ......... ......... ......... .......
 
Transfer biaya berlangganan (pilih salah satu) :
 
[  ]  24 Edisi ( 2 Tahun ) sebesar  Rp 500.000,- (hemat Rp 220.000)   + T-shirt eksklusif dan Kalender eksklusif 2008 * 
[  ]  12 Edisi (1 Tahun) sebesar    Rp. 300.000,- ( hemat Rp 60.000)   + Bloknote eksklusif dan Kalender eksklusif 2008*
 
Ongkos Pengiriman
- Wilayah Jabotabek            :  gratis
- Jawa dan Bali                   :  Rp   8.000,-  / Edisi
- Kalimantan                      :  Rp   9.000,-  / Edisi
- Sumatera                         :  Rp 10.000,-  / Edisi
- Maluku & Irian                  :  Rp 10.000,- /  Edisi
 
Transfer Bank
- Bank BNI Cab. Darmaga Bogor
  No Acc : 91334027
  atas nama PT Media  Pangan Indonesia
- BCA Cab. Tajur Bogor
  No Acc : 736 019 1901
  atas nama PT Media  Pangan Indonesia
 
Fax Bukti Transfer
Bukti transfer berlangganan langsung di-fax ke : (0251) 310441 atau discan, kemudian di-email
 
Kategori Perusahaan/lembaga
[   ]  Produsen makanan dan minuman                                                    [   ]  Suplier Bahan Baku                                                           [   ]    Kedutaan dan Komisi Perdagangan
[   ]  Produsen/distributor mesin/peralatan pengolahan                            [    Distributor dan Retail Produk Pangan                                 [   ]   Laboratorium
[   ]  Produsen/distributor mesin dan bahan pengemas                            [   ]  Pelayanan Konsultasi dan Desain                                      [   ]   Lembaga Sertifikasi
[   ]  Suplier ingridien dan Bahan Tambahan Pangan                              [   ]  Lembaga Penelitian                                                            [   ]   Akademisi (dosen, mahasiswa, karyawan kampus)                                                
[   ]  Penanganan, Penyimpanan, dan Distribusi                                      [   ]  Pusat Studi                                                                         [     Hotel, restoran, cafe, Katering
[   ]  Bakery                                                                                              [   ]  Asosiasi                                                                             [   ]   Lain-lain ........................................................
[   ]  Produsen Healthcare                                                                        [   ]  Flavour House                                                                  [   ]   Lain-lain ........................................................
 
 
Info Lebih Lengkap
Jika ada hal yang kurang jelas seputar cara perpanjangan berlangganan, silakan menghubungi bagian komersial :
Didik/Tissa
- Telp/SMS  021-70219945
- Hp 081383335700
 
 
* Selama persediaan masih ada
 

Majalah Industri dan Teknologi Pangan


FOODREVIEW Indonesia
Jalan Wulung No.11, Perumahan Lampiri, Pakuan - Bogor 16143 - Indonesia
Mobile 08161852805
e-mail :andang@foodreview.biz


Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

__._,_.___
Yahoo! Finance

It's Now Personal

Guides, news,

advice & more.

New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Sitebuilder

Build a web site

quickly & easily

with Sitebuilder.

.

__,_._,___

0 comments: